Stroke
15,4% dari total pasien yang meninggal di Indonesia
disebabkan oleh serangan stroke. Menurut dr H Hardhi Pranata SpS MARS, dokter
ahli saraf, ada dua jenis stroke: stroke iskemik dan stroke hemoragik. Stroke
iskemik disebabkan arteriosklerosisi alias penyumbatan dinding pembuluh darah
lantaran timbunan lemak. Sedangkan stroke hemoragik akibat pecahnya pembuluh
darah di otak sehingga terjadi pendarahan.
Sebagian besar stroke di Indonesia adalah hemoragik. “Pembuluh
darah orang-orang Indonesia rapuh karena kebiasaan mengkonsumsi bahan pangan
gurih,” kata Master Administrasi Rumahsakit alumnus Universitas Indonesia itu.
Namun, yang tidak menderita hipertensi pun bisa terserang stroke hemoragik.
Tekanan darah yang tiba-tiba melonjak karena makanan atau emosi bisa memicu
pembuluh darah pecah.






